Langsung ke konten utama

Tempat kembali yang di lupakan.



Di saat beberapa orang merasakan senang dengan kehidupannya, menikmati rumah mewah, menikmati hari-hari santainya meskipun itu hari kerja sekalipun, menikmati gaji besar walaupun berkerja antara ada dan tiada dengan sesuka hatinya, sungguh nikmat dunia tiada tara bagi mereka.
Namun sangat di sayangkan saat disisi lain ada banyak orang yang menjadi pengangguran, bersusah payah mencari kerja namun tak kunjung-kunjug datang meskipun gelar sarjana melekat pada dirinya.
Adapula yang sedang sakit parah, hanya tinggal menunggu keajaiban karena bertahan saja sudah lebih dari cukup untuk sekedar kata hidup, atau maut sudah lama mengintainya, hanya saja malaikat izrail membiarkan sakit itu sedikit lebih lama sebagai peleburan dosa-dosa targetnya.
Ah entahlah, dunia yang pana dunia yang sementara begitu banyak di idam-idamkan semua orang sedang akhirat yang kekal dilupakan.
Semoga kita semua tetap Istiqomah dalam hijrah, bertahan meskipun dalam cobaan, kuat meskipun dalam hinaan, dan tetap mengikuti aturan-aturan yang telah di tentukan, yang mana kelak dapat menghantar kita ke tempat terbaik yang di lupakan.
- A28


Mengubah Sudut Pandang

Delapan dari sembilan orang di dunia mengatakan bahwa dunia itu kejam. Namun faktanya ada pula yang mengatakan dunia itu indah.
Kau percaya delapan atau satu? Bukankah dunia tidak berbuat sedikitpun.
Sungguh, keras atau kejam itu hanyalah prasangka manusia itu sendiri.
Please Jangan!, jangan berpikir sama dengan kebanyakan orang yang memandang suatu hal dari sudut pandang pertama apa yg mereka lihat, cobalah dengan sedut pandang kedua yang berbeda dari sudut pandang pertama agar kau dapat melihat dari sisi lainnya, setelah itu tentukan pilihanmu.
Mayoritas memilih A di badingkan B lalu kau mau ikut saja? Ya Tuhan (Allah), bayangkan jika pilihan A adalah jurang sedangkan B adalah jembatan.
Memang benar hidup itu realistis, tetapi mulailah dari hati dan pikiranmu bukan dengan matamu.
Hanya ada 10% manusia yang benar-benar dapat merubah dunia sisanya 80% adalah mutlak peniru, dan 10% nya lagi adalah kematian yang sia-sia atau orang-orang yang berhenti meniru namun tidak membawah perubahan apapun.
- A28

Komentar